Mencari Mitra CSR Perusahaan? Ini yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Bekerja Sama

Punya rencana CSR tetapi masih mencari pihak yang tepat untuk menjalankannya?

Bagi perusahaan, menentukan program sering kali baru menjadi langkah awal. Setelah konsep dan anggaran tersedia, masih ada proses lain yang perlu dipersiapkan: menentukan penerima manfaat, melakukan asesmen kebutuhan, menyiapkan pelaksanaan di lapangan, dokumentasi, hingga laporan program.

Karena itu, pemilihan mitra CSR perusahaan perlu dilakukan dengan pertimbangan yang matang.

Mitra yang tepat dapat membantu perusahaan menerjemahkan rencana sosial menjadi program yang dapat dijalankan dengan baik dan memberikan manfaat kepada masyarakat.

Lalu, apa yang perlu diperhatikan ketika perusahaan sedang mencari mitra pelaksana CSR?

Apa Itu Mitra CSR Perusahaan?

Mitra CSR perusahaan adalah pihak yang bekerja sama dengan perusahaan untuk membantu merencanakan dan melaksanakan program tanggung jawab sosial sesuai kebutuhan dan ruang lingkup kolaborasi.

Perannya dapat mencakup identifikasi kebutuhan, penentuan program, pelaksanaan di lapangan, distribusi bantuan, dokumentasi, hingga pelaporan.Kebutuhan setiap perusahaan tentu berbeda.

Ada perusahaan yang sudah mempunyai konsep lengkap dan membutuhkan tim untuk implementasi. Ada pula perusahaan yang baru menentukan isu sosial dan membutuhkan diskusi untuk mengembangkan program yang sesuai.

Karena itu, kemampuan mitra untuk memahami kebutuhan perusahaan menjadi salah satu hal penting sebelum kolaborasi dimulai.

1. Perhatikan Legalitas dan Kredibilitas Lembaga

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah siapa pihak yang akan menjadi mitra perusahaan.

Perusahaan perlu mengetahui profil lembaga, legalitas, pengalaman, program yang telah dijalankan, serta bagaimana lembaga tersebut mempertanggungjawabkan kegiatannya.

Hal ini semakin penting ketika kolaborasi berkaitan dengan pengelolaan dan penyaluran dana sosial.

LAZ Rabbani merupakan Lembaga Amil Zakat yang menjalankan berbagai program penghimpunan, penyaluran, kemanusiaan, dan pemberdayaan masyarakat.

Informasi mengenai profil lembaga, legalitas, Dewan Pengawas Syariah, dokumentasi, serta laporan dapat menjadi bagian dari proses perusahaan dalam melakukan penilaian sebelum memulai kolaborasi.

2. Pastikan Program Bisa Menjawab Kebutuhan Perusahaan

Perusahaan sebaiknya tidak memilih program hanya karena program tersebut tersedia.

Mulailah dengan pertanyaan:

Apa dampak yang ingin perusahaan hadirkan?

Misalnya perusahaan ingin membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Program dapat diarahkan pada distribusi air, pembangunan fasilitas air, tangki, pipanisasi, maupun Shelter Water for Life berdasarkan kebutuhan lapangan.

Jika perusahaan ingin membangun keterlibatan karyawan, skemanya dapat dikembangkan melalui Employee Giving Program.

Sementara perusahaan yang mempunyai agenda community development dapat mempertimbangkan program pemberdayaan masyarakat.

Mitra CSR idealnya mampu berdiskusi dari kebutuhan tersebut dan membantu mencari bentuk implementasi yang relevan.

3. Cari Mitra yang Memberikan Fleksibilitas Program

Tidak semua kebutuhan perusahaan dapat dijawab dengan program yang sudah tersedia.

Kadang perusahaan mempunyai wilayah sasaran sendiri, tema tertentu, jumlah penerima manfaat, periode pelaksanaan, atau konsep kegiatan yang sudah dirancang.

Karena itu, fleksibilitas menjadi faktor penting dalam memilih mitra pelaksana CSR. LAZ Rabbani membuka dua pendekatan kolaborasi.

Perusahaan dapat berpartisipasi melalui program yang telah berjalan atau mendiskusikan program khusus berdasarkan kebutuhan perusahaan.

Dengan pendekatan tersebut, diskusi CSR dapat dimulai dari tujuan perusahaan kemudian dikembangkan menjadi bentuk program yang memungkinkan untuk dilaksanakan.

4. Perhatikan Kemampuan Pelaksanaan di Lapangan

Proposal yang baik tetap membutuhkan implementasi yang baik. Perusahaan perlu mempertimbangkan bagaimana calon mitra melakukan asesmen, menentukan penerima manfaat, berkoordinasi di lapangan, hingga memastikan program berjalan sesuai rencana.

Terutama untuk kegiatan sosial dan kemanusiaan, kondisi di lapangan dapat berbeda dengan perencanaan awal.

Mitra perlu memiliki kemampuan untuk melakukan koordinasi dan menyesuaikan pelaksanaan berdasarkan kebutuhan aktual tanpa kehilangan tujuan utama program.

5. Dokumentasi dan Pelaporan Harus Jelas

Setelah program berjalan, perusahaan membutuhkan informasi mengenai pelaksanaannya. Di sinilah dokumentasi mempunyai peran penting.

Sesuai ruang lingkup kerja sama, dokumentasi dapat mencakup foto, video, informasi kegiatan, penerima manfaat, hingga laporan pelaksanaan atau penyaluran.

Bagi perusahaan, materi tersebut dapat mendukung kebutuhan evaluasi internal serta komunikasi kepada stakeholder.

Dokumentasi juga dapat digunakan untuk publikasi perusahaan, media sosial, laporan kegiatan, Annual Report, maupun kebutuhan sustainability reporting apabila relevan dengan program dan kerangka pelaporan perusahaan.

Baca Juga: Punya Rencana CSR Perusahaan? Ini Pilihan Program yang Bisa Disesuaikan dengan Kebutuhan

6. Pertimbangkan Kemampuan Custom Branding

Pada program tertentu, perusahaan mungkin membutuhkan identitas brand sebagai bagian dari materi kolaborasi. Bentuknya dapat berupa logo perusahaan pada materi kegiatan, identitas program, publikasi, maupun media lain sesuai konsep yang disepakati.

Sebagai contoh, pada Program Sedekah Air Minum, terdapat peluang penyesuaian identitas visual perusahaan dalam skema kolaborasi tertentu. Untuk program lain, bentuk branding dapat didiskusikan berdasarkan karakter kegiatan dan kebutuhan perusahaan.

Dengan begitu, kontribusi sosial perusahaan dapat dikomunikasikan kepada stakeholder secara lebih terarah.

7. Lihat Pilihan Program yang Bisa Dikembangkan

Mitra dengan cakupan program yang luas memberikan perusahaan lebih banyak ruang untuk membangun kolaborasi.

Bersama LAZ Rabbani, perusahaan dapat mendiskusikan program seperti:

  • akses air bersih dan Water for Life;
  • Shelter Water for Life;
  • Sedekah Air Minum;
  • tanggap bencana dan kemanusiaan;
  • pemberdayaan masyarakat;
  • program sosial dan pendidikan;
  • Zakat Perusahaan;
  • Infaq dan Sedekah Perusahaan;
  • Employee Giving Program;
  • Program Sustainability (ESG);
  • serta program yang dikembangkan berdasarkan kebutuhan perusahaan.

Pilihan tersebut memungkinkan perusahaan membangun program berdasarkan isu yang memang ingin diberikan dampak.

Sedang Mencari Mitra CSR Perusahaan?

Memilih mitra CSR membutuhkan pertimbangan terhadap legalitas, fleksibilitas program, kemampuan implementasi, dokumentasi, pelaporan, dan kesesuaian program dengan tujuan perusahaan.

Jika perusahaan sedang merencanakan CSR dan membutuhkan mitra untuk mendiskusikan implementasinya, LAZ Rabbani membuka ruang konsultasi untuk berbagai kebutuhan program sosial perusahaan.

Sudah punya konsep? Masih mencari program? Mari diskusikan kebutuhannya.

Informasi & Konsultasi Corporate Partnership
WhatsApp: 0811-8891-601

Head Office
Cibubur Country, Ruko Jl. Letda Natsir, Cikeas Udik, Kec. Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16966

Artikel Terkait

Perusahaan sudah memiliki rencana CSR, tetapi masih mempertimbangkan program yang tepat?  Atau anggaran dan targetnya sudah...

Setiap perusahaan memiliki cara yang berbeda dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat. Ada yang memilih bidang pendidikan,...

Kenali Proses Penyaluran yang Amanah dan Tepat Sasaran Ketika seseorang memutuskan untuk berdonasi, biasanya ada satu...

Satu Langkah Kecil Anda, Banyak Perubahan untuk Mereka!

Scroll to Top