Pemberdayaan Desa Gunung Mulya Kolaborasi LAZ Rabbani dan IPB University Dorong Kemandirian Petani Ubi Ungu

Program pemberdayaan masyarakat berbasis pertanian terus menjadi solusi strategis dalam meningkatkan kesejahteraan desa. Salah satu implementasi nyata hadir di Desa Gunung Mulya, Kabupaten Bogor, melalui kolaborasi antara IPB University dan LAZ Rabbani dalam pengembangan komoditas ubi ungu.
Program ini mencapai tahap penting dengan terlaksananya panen perdana ubi ungu, yang menjadi hasil dari proses pendampingan intensif kepada para petani lokal. Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris LPA2I IPB University, Danang Aria Nugroho, serta Ketua LAZ Rabbani, Muhammad Faried, bersama jajaran pengurus.
Model Pemberdayaan Berbasis Pendampingan
Program ini tidak hanya berfokus pada hasil panen, tetapi juga pada peningkatan kapasitas masyarakat desa. Sejak dimulai pada 19 Desember 2025, para petani mendapatkan pendampingan langsung mulai dari pengolahan lahan, teknik budidaya, hingga proses panen.
Pendekatan ini dirancang untuk membangun kemandirian petani, baik dari sisi keterampilan maupun mental dalam mengelola usaha pertanian. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengembangkan potensi secara berkelanjutan.
Skema OVOC: Menjamin Keberlanjutan Usaha
Salah satu keunggulan dalam program ini adalah penerapan skema One Village One CEO (OVOC). Melalui skema ini, IPB University berperan sebagai pendamping sekaligus offtaker yang memastikan hasil panen memiliki akses pasar yang jelas.
Model ini memberikan solusi terhadap tantangan utama petani, yaitu ketidakpastian harga dan distribusi hasil panen. Dengan adanya sistem yang terintegrasi, petani dapat lebih fokus pada produksi tanpa khawatir terhadap pemasaran.
Bahkan, komoditas ubi ungu yang dikembangkan dalam program ini telah menunjukkan potensi untuk menembus pasar ekspor, yang menjadi nilai tambah bagi ekonomi desa.
Baca Juga: LAZ Bandung Terpercaya untuk Zakat dan Sedekah yang Berdampak
Peran LAZ Rabbani dalam Pemberdayaan Ekonomi
Keterlibatan LAZ Rabbani dalam program ini menunjukkan bahwa lembaga zakat tidak hanya berfokus pada bantuan konsumtif, tetapi juga berperan aktif dalam program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Melalui kolaborasi ini, LAZ Rabbani turut mendukung terciptanya ekosistem yang mendorong kemandirian masyarakat desa, khususnya dalam sektor pertanian berbasis potensi lokal.
Dampak Nyata bagi Masyarakat Desa
Panen perdana ini menjadi bukti bahwa program pemberdayaan berbasis kolaborasi dapat memberikan hasil yang nyata. Selain meningkatkan kesejahteraan petani, program ini juga membuka peluang usaha baru serta memperkuat ketahanan pangan berbasis komoditas lokal.
Ke depan, diharapkan model seperti ini dapat direplikasi di berbagai daerah lain untuk memperluas dampak positif bagi masyarakat.
Kolaborasi antara IPB University, LAZ Rabbani, dan masyarakat Desa Gunung Mulya menjadi contoh nyata bagaimana sinergi berbagai pihak dapat menghadirkan solusi berkelanjutan dalam pembangunan ekonomi desa.
Bagikan Artikel
Tags
Artikel Terbaru
Kategori
Artikel Terkait

Dapur Hangat LAZ Rabbani Terus Melayani Penyintas Bencana
Upaya membantu masyarakat terdampak bencana di Aceh Tamiang terus berjalan. Melalui Posko Kemanusiaan LAZ Rabbani Mufland,…

Peduli Disabilitas LAZ Rabbani Memberi Kesempatan, Menjaga Martabat, Menguatkan Harapan
Di balik keterbatasan fisik, ada semangat hidup yang sering kali tidak terlihat oleh mata. Banyak saudara…

Menjaga Cahaya Ilmu dan Dakwah Tetap Menyala dengan Peduli Guru Ngaji bersama LAZ Rabbani
Guru ngaji memiliki peran yang sangat besar dalam membentuk karakter, akhlak, dan keimanan generasi umat. Di…