Program Pemberdayaan Barista LAZ Rabbani Lahirkan Wirausaha Baru di Industri Kopi

Alhamdulillah, LAZ Rabbani kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui Program Pelatihan Barista yang diselenggarakan di HUB Indonesia, Jalan Alternatif Cibubur, pada tanggal 20-22 Mei 2025. Program pemberdayaan ini merupakan bagian dari upaya komprehensif LAZ Rabbani dalam mengembangkan kemandirian ekonomi umat, khususnya di tengah kondisi perekonomian yang menantang.
Program pelatihan intensif selama tiga hari ini diikuti oleh 10 peserta yang merupakan para mustahik dan penerima manfaat yang telah terverifikasi oleh LAZ Rabbani. Sebagian besar peserta adalah mereka yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) dan membutuhkan keterampilan baru untuk membangun kemandirian ekonomi.
Ketua LAZ Rabbani, Muhammad Faried, menjelaskan bahwa program ini dirancang khusus untuk melahirkan pengusaha-pengusaha baru di bidang kopi. “Para peserta sebetulnya sudah memiliki pengetahuan awal tentang kopi, namun belum memahami detail-detailnya secara mendalam. Melalui program ini, mereka mendapatkan ilmu dan keterampilan yang sangat detail mengenai berbagai aspek dunia kopi,” ungkap Muhammad Faried.
LAZ Rabbani menggandeng komunitas Pengusaha Kopi Muslim sebagai mitra strategis dalam pelaksanaan program ini. Para peserta mendapatkan pelatihan langsung dari praktisi berpengalaman dengan menggunakan modul pembelajaran profesional yang telah teruji.

Endi Gunardi, salah satu Pengusaha Kopi Muslim yang terlibat sebagai pelatih, menyambut positif inisiatif LAZ Rabbani ini. Program pelatihan barista bermula ketika informasi tentang sebuah perusahaan kopi yang membuka pelatihan untuk seribu korban PHK di-share, yang kemudian direspon oleh Ketua LAZ Rabbani hingga terwujudlah program pemberdayaan ini.
Yang membedakan program LAZ Rabbani adalah komitmen pendampingan berkelanjutan pasca pelatihan. Para peserta akan diarahkan untuk mengikuti program magang di berbagai kedai kopi milik jaringan Pengusaha Kopi Muslim untuk mendapatkan pengalaman praktis yang lebih mendalam.
Program pemberdayaan ini tidak berhenti pada pelatihan semata. LAZ Rabbani berkomitmen memberikan kesempatan bantuan modal usaha bagi peserta yang telah menunjukkan kemampuan dan kesiapan untuk menjadi wirausaha mandiri.
“Setelah proses pembelajaran dan magang, kami akan melakukan verifikasi kembali. Mudah-mudahan ada peserta yang dapat kami berikan modal untuk menjadi pengusaha kopi yang mandiri,” tambah Muhammad Faried.
Para peserta juga berkesempatan untuk mengikuti berbagai event yang diselenggarakan oleh komunitas Pengusaha Kopi Muslim, termasuk acara Seduh Gratis yang dapat menjadi ajang networking dan pengembangan bisnis.
Faisal Hamdani, Pengusaha Kopi Muslim lainnya yang terlibat dalam program ini, menekankan pentingnya pemahaman standar yang tepat dalam berbisnis kopi. “Sebelum terjun berbisnis di dunia kopi, seseorang harus memahami standar pembuatan kopi yang baik dan benar. Tidak sedikit yang memulai bisnis kopi tanpa standar yang tepat, sehingga membuat bisnis kopi menjadi tidak sehat.”
Program ini diharapkan dapat membangkitkan semangat kaum muda muslim untuk lebih mengenal dunia kopi dan menjadi pengusaha kopi mandiri dengan fondasi pengetahuan yang kuat dan standar yang tepat.
Program Pelatihan Barista ini merupakan salah satu dari berbagai program pemberdayaan inovatif yang dikembangkan LAZ Rabbani. Dengan pendekatan yang komprehensif, mulai dari pelatihan intensif, program magang, hingga bantuan modal usaha, LAZ Rabbani memastikan bahwa setiap program pemberdayaan dapat memberikan dampak nyata bagi kemandirian ekonomi masyarakat.
Melalui kolaborasi strategis dengan berbagai pihak dan komitmen pendampingan berkelanjutan, LAZ Rabbani terus membuktikan perannya sebagai lembaga amil zakat yang tidak hanya fokus pada aspek penghimpunan, tetapi juga aktif dalam pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dan berdampak nyata.
Program ini sejalan dengan visi LAZ Rabbani dalam membangun ekosistem ekonomi umat yang mandiri dan berkeadilan, dimana setiap mustahik memiliki kesempatan untuk berkembang menjadi muzakki yang berkontribusi positif bagi masyarakat.
Bagikan Artikel
Tags
Artikel Terbaru
Kategori
Artikel Terkait

Program Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis KUA dan Kampung Zakat: Transformasi KUA Menjadi Pusat Gerakan Berta’awun
Alhamdulillah, Kabupaten Bogor menjadi saksi peluncuran Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) Berbasis KUA dan Kampung Zakat…

Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis KUA: Kolaborasi LAZ Rabbani dengan Pemerintah Kabupaten Bogor
Alhamdulillah, LAZ Rabbani kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi umat melalui Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU)…

Program Relawan LAZ Rabbani Berta’awun: Mengukuhkan Gerakan Kebaikan untuk Pemberdayaan Umat
Alhamdulillah, LAZ Rabbani melanjutkan komitmennya dalam memperkuat fondasi organisasi melalui Program Relawan Berta’awun yang diselenggarakan di…
