Masih Bingung dengan Zakat yang Perlu Ditunaikan? Konsultasikan Bersama LAZ Rabbani

Ada satu fase ketika kita mulai melihat kembali rezeki yang Allah titipkan. Penghasilan sudah bertambah. Ada tabungan yang selama ini dikumpulkan. Mungkin ada emas, investasi, atau usaha yang perlahan berkembang.
Alhamdulillah, tentu semua itu patut disyukuri. Namun bersamaan dengan bertambahnya harta, terkadang muncul pertanyaan yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan.
“Zakat saya sebenarnya bagaimana, ya?”
Niat untuk menunaikannya sudah ada. Hanya saja, masih ada rasa ragu karena harta yang dimiliki sekarang tidak lagi sesederhana dulu.
Kalau sedang merasakan hal yang sama, tidak perlu merasa sungkan untuk bertanya. Justru ketika berkaitan dengan ibadah dan amanah harta, tentu kita ingin menunaikannya dengan hati yang lebih mantap.
Saat Harta Bertambah, Pertanyaan tentang Zakat Pun Bisa Bertambah
Dulu mungkin sumber penghasilan hanya dari gaji bulanan. Seiring berjalannya waktu, Allah memberikan rezeki dari jalan yang lain. Ada bonus, penghasilan tambahan, tabungan yang semakin terkumpul, emas yang sudah lama disimpan, investasi, sampai usaha yang mulai berkembang. Lalu ketika ingin berzakat, kita mulai bertanya satu per satu.
Apakah semuanya perlu diperhatikan?
Bagaimana kalau harta saya ada dalam beberapa bentuk?
Bagaimana dengan harta pribadi dan usaha yang saya jalankan?
Wajar jika pertanyaan seperti ini muncul. Kita bisa membaca banyak informasi tentang zakat. Namun kondisi harta setiap orang memiliki ceritanya sendiri. Apa yang dialami seorang karyawan belum tentu sama dengan seorang pengusaha. Begitu pula kondisi seseorang yang memiliki satu jenis harta tentu dapat berbeda dengan mereka yang memiliki beberapa aset sekaligus.
Karena itu, kalau masih ada yang mengganjal di hati, bertanya kepada pihak yang tepat bisa menjadi ikhtiar sebelum menunaikan zakat.
Tidak Perlu Sungkan Menceritakan Kondisi Harta
Kadang seseorang menunda konsultasi karena merasa pertanyaannya terlalu sederhana. Padahal tidak harus datang dengan istilah-istilah tentang zakat yang lengkap. Cukup ceritakan kondisinya.
“Saya bekerja dan punya tabungan.”
“Saya punya emas yang sudah disimpan cukup lama.”
“Saya mulai punya beberapa investasi.”
“Alhamdulillah usaha saya berkembang, tapi saya masih bingung soal zakatnya.”
Dari percakapan sederhana seperti itulah kondisi kita bisa dipahami terlebih dahulu. LAZ Rabbani membuka layanan konsultasi zakat bagi individu maupun perusahaan. Setiap kondisi tidak langsung disamaratakan karena sumber penghasilan, bentuk harta, dan keadaan masing-masing muzakki dapat berbeda.
Harapannya sederhana adalah ketika waktunya menunaikan zakat, kita melakukannya dengan pemahaman yang lebih baik dan hati yang insyaAllah lebih tenang.
Karena Zakat adalah Amanah
Ada rasa lega ketika sesuatu yang sebelumnya membuat kita ragu akhirnya mendapatkan kejelasan. Terlebih jika yang sedang kita pikirkan berkaitan dengan ibadah. Zakat merupakan bagian dari amanah atas rezeki yang Allah titipkan. Maka berhati-hati dalam menunaikannya adalah hal yang baik.
Itulah mengapa LAZ Rabbani ingin hadir dengan pendekatan yang nyaman untuk muzakki. Bukan membuat seseorang merasa dihakimi karena belum memahami zakat, melainkan memberikan ruang untuk bertanya dan menceritakan kondisinya terlebih dahulu.
Tidak masalah jika masih banyak yang ingin ditanyakan. Yang penting adalah niat untuk belajar dan ikhtiar untuk menunaikan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya.
Baca Juga: Penghasilan Semakin Bertumbuh, Sudahkah Kita Memperhatikan Amanah Zakat?
Menitipkan Amanah kepada Lembaga yang Dipercaya
Ketika urusannya sudah menyangkut zakat, tentu kepercayaan menjadi hal yang penting. LAZ Rabbani merupakan Lembaga Amil Zakat yang memiliki legalitas resmi dari Kementerian Agama RI. Dalam perjalanannya, LAZ Rabbani juga telah membantu kebutuhan konsultasi zakat dari individu maupun perusahaan.
Dalam aspek syariah, LAZ Rabbani berada dalam pengawasan Dewan Pengawas Syariah:
Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, Lc., M.A.
Ustadz Ihsan Abu Zuhri, Lc.
Bagi LAZ Rabbani, kepercayaan dari setiap muzakki adalah amanah. Karena yang dipercayakan bukan semata tentang harta, tetapi juga tentang ibadah yang ingin ditunaikan dengan sebaik mungkin.
Kalau Masih Ragu, Mari Kita Bicarakan
Mungkin niat berzakat sudah ada sejak beberapa waktu lalu. Mungkin juga selama ini masih tertunda karena ada pertanyaan yang belum menemukan jawabannya.
Tidak perlu menebak-nebak sendiri. Ceritakan saja kondisi yang sedang dihadapi, baik terkait penghasilan, tabungan, emas, investasi, usaha, maupun harta lainnya.
InsyaAllah, LAZ Rabbani siap mendampingi proses konsultasi agar ada kejelasan sebelum menunaikan zakat. Semoga setiap ikhtiar kita dalam menjaga amanah harta menjadi jalan menuju keberkahan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Konsultasi Zakat Bersama LAZ Rabbani
WhatsApp: 0811-8891-601
Bagikan Artikel
Tags
Artikel Terbaru
Kategori
Artikel Terkait

Penghasilan Semakin Bertumbuh, Sudahkah Kita Memperhatikan Amanah Zakat?
Setiap orang memiliki perjalanan rezekinya masing-masing. Ada yang memulai karier dari penghasilan yang sederhana, lalu Allah...

Hadirkan Program CSR untuk Masyarakat di Sekitar Perusahaan Bersama LAZ Rabbani
Kehadiran perusahaan di sebuah wilayah turut membuka kesempatan untuk bertumbuh bersama masyarakat di sekitarnya. Ada keluarga...

Salurkan Dana Sosial Perusahaan melalui Program Kebaikan Bersama LAZ Rabbani
Di balik sebuah perusahaan, ada banyak kesempatan untuk menghadirkan kebaikan yang manfaatnya melampaui aktivitas bisnis sehari-hari....